Cara Membagi Bandwidth di Mikrotik dengan Winbox (Simple Queue)

Mengapa bandwidth perlu dibagi?

Dalam pengelolan jaringan, terlebih lagi pada penggunaan jaringan dengan jumlah pengguna yang cukup banyak, maka pengaturan bandwidth menjadi hal yang sangat penting. Walaupun sewa koneksi dari ISP dengan bandwidth besar, akan tetapi jika ada pengguna yang menggunakan koneksi jaringan dengan tidak bijak, misalkan untuk mendownload banyak file ukuran besar secara paralel, maka akan berakibat pada lemotnya jaringan di pengguna yang lain.

Untuk pengelolaan bandwidth, maka perlu diterapkan QoS (quality of service) atau lebih dikenal dengan manajemen bandwidth. Di Mikrotik telah disediakan fitur Queue untuk mengimplementasikan pengelolaan bandwidth.

Cara membagi bandwidth di Mikrotik dengan Simple Queue

Untuk mengatur membagi bandwidth dengan Simple Queue melalui menu. Queues->Simple Queue seperti pada gambar berikut ini

cara membagi bandwidth mikrotik dengan winbox

Beberapa parameter yang perlu ditentukan

  • Name: Nama untuk profile pengaturan, misalkan disini diberi nama “Simple-1”
  • Target: target client yang akan dibagi bandwidthnya. Pengalamatan target bisa dengan
    •  IP Address tunggal (Misal: 192.168.0.5)
    • Beberapa IP address (Misal: 192.168.0.5, 192.168.0.6, 192.168.0,7)
    • Alamat jaringan (Misal: 192.168.0.0.24)
  • Max Limit: batas kecepatan maksimum, Anda dapat menerapkannya untuk membatasi kecepatan pada download dan upload client.

Setelah parameter-parameter tersebut ditentukan, klik OK agar konfigurasi terimplementasikan ke sistem Mikrotik.

Menguji kecepatan bandwidth

Gunakan tools online untuk menguji kecepatan bandwidth, misalkan menggunakan https://www.speedtest.net/

Pengamatan di sisi client

Berikuti ini contoh hasil pengujian kecepatan di sisi client setelah router telah dikonfigurasikan dengan simple queue.

cara membagi bandwidth mikrotik dengan winbox

Dari gambar di atas terlihat bahwa kecepatan download tidak melebih 2 Mbps dan kecepatan upload dibawah 1 Mbps, sesuai dengan konfigurasi simple queue yang telah dibuat.

Pengamatan di sisi router Mikrotik

Dari sisi router Mikrotik, melalui Winbox juga dapat diamati seperti dalam gambar berikut ini

cara membagi bandwidth mikrotik dengan winbox

Dari gambar di atas terlihat queue “simple-1” sudah berubah menjadi berwarna merah, yang berarti penggunaan sudah mendekati ambang batas kecepatan maksimal

 

Content Protection by DMCA.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *