Cara Membatasi Akses ke Partisi HD Tertentu Pada Windows 10

Di sistem operasi Microsoft Windows memungkinkan untuk mengatur user/account mana saja yang dapat mengakses partisi hardisk. Dengan pengaturan permisi ini, kita dapat mencegah akses yang tidak berhak atau insiden karena user tertentu menghapus file-file dalam partisi penting.

Kapan kita perlu membatasi akses?

Misalkan kita mempunyai partisi tertentu yang hanya dapat diakses oleh akun kita. Sementara akun yang lain tidak diberikan ijin untuk melihat terlebih lagi untuk menghapus file-file dalam partisi tersebut.

Sebagai contoh kasus di sini, saya mempunya partisi “E” yang diberi label HD-Clouds” dimana partisi ini digunakan untuk menyimpan folder file yang tersinkronisasi dengan clouds. Untuk mencegah user lain mengakses folder dalam partisi ini, kita akan memproteksinya dengan cara mengatur permisi akses partisi E hanya bisa diakses oleh user/akun kita.

Cara membatasi akses partisi

Langkah-langkah membatasi akses ke partisi tertentu sebagai berikut (contoh disini akan memproteksi partisi “E”)

1.Properties partisi

Pilih partisi yang akan diproteksi, kemudikan klik kanan, lalu klik “Properties” sehingga akan muncul form seperti berikut ini

membatasi akses partisi hardisk

2. Tab Security

Pada tab security akan muncul jenis user yang dapat mengakses partisi ini disertai hak aksesnya terhadap partisi ini

membatasi akses partisi hardisk

3.Mengatur permisi partisi

Contoh kasus: Di komputer terdapat beberapa akun, salah satu akun tersebut bernama “user”. Kita ingin agar partisi E hanya dapat diakses oleh akun “user” dan tidak dapat diakses oleh user yang lain.

Maka langkah-langkahnya:

  • Buang permisi untuk akun/group “Authenticated Users” dan “Users
  • Tambahkan akun yang akan diberikan permisi akses ke partisi “E” ini. Misalkan disini, akun yang diberi akses ke partisi “E” adalah akun “user”, sehingga permisi partisi akan seperti berikut ini

membatasi akses partisi hardisk

Hasilnya hanya akan ada 3 group/user yang akan diberikan akses ke partisi “E”, yaitu

  • System
  • Administrator
  • user (akun yang digunakan untuk login ke sistem Windows)

Setelah permisi diatur sesuai dengan hak akses yang kita inginkan, maka dengan mengklik OK maka akan diproses pengaturan permisi.

Menguji akses user ke partisi terlarang

Untuk memastikan konfigurasi permisi partisi yang kita lakukan, kita dapat mengujinya dengan login dengan menggunakan akun yang tidak diberi akses ke partisi “E” tersebut.

Berikut ini contoh ketika user (selain akun user) yang tidak diberikan akses  ke partisi “E” berusaha mencoba akses ke partisi terlarang tersebut, maka sistem akan menolaknya dan terdapat pesan “Access Denied” seperti pada contoh berikut ini

membatasi akses partisi hardisk

Content Protection by DMCA.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *